TERBUNUHNYA BOIM TOP ADALAH SALAH SATU STRATEGI NOORDIN M.TOP (?)
Polisi telah mengadakan konferensi pers yang isinya adalah pernyataan tentang identitas teroris yang terbunuh di Temanggung yang sudah diidentifikasi sebagai Ibrahim alias Boim, petugas flourist di Hotel JW.Marriott. Dengan demikian keraguan sejumlah besar orang kalau teroris yang terbunuh tsb adalah bukan Noordin M.Top terbukti sudah.
—
Kalau dilihat dari proses penggerebekkan teroris di Temanggung yang begitu serius dan menggunakan begitu banyak pasukan serta berbagai macam fasilitas tempur yang canggih, maka dapatlah disimpulkan bahwa polisi sudah sangat yakin bahwa Noordin M.Top, memang berada di dalam rumah teroris Temanggung tsb. Indikasi adanya keyakinan tsb juga terlihat dari para reporter TV swasta yang berulang kali mengatakan dengan yakin kalau teroris yang sedang digerebeg tsb adalah Noordin M.Top.
—
Atas dasar kepercayaan kita kepada polisi, khususnya mereka yang berada dalam pasukan Densus 88, maka keyakinan polisi tentang keberadaan Noordin M.Top di rumah Temanggung tsb sangat mungkin benar. Hanya kemungkinan lainnya adalah Noordin sudah melarikan diri sebelum polisi mengepung rumah di Temanggung tsb.
—
Sebelum Noordin M.Top melarikan diri, Ibrahim alias Boim dipersiapkan sebagai pengganti alias dipersiapkan untuk pasang badan, dan berperan sebagai Noordin M.Top Jadi-jadian. Indikasi adanya tindakan Boim untuk memainkan peran sebagai Noordin M.Top ini dapat dilihat dari pernyataan yang dikatakannya pada detik-detik menjelang kematiannya: “Saya adalah Noordin M.Top.”
—
Bagaimana Boim memainkan peran sebagai Nordin M.Top Jadi-jadian ? Kita semua sudah melihatnya melalui siaran langsung di TV swasta, selama sekitar 18 jam. Langkah awal yang dilakukan oleh Boim dalam memainkan peran sebagai Noordin M.Top jadi-jadian, adalah tetap bersikeras untuk bertahan di dalam rumah dan tidak mau menyerah.
—
Boim cukup memahami bahwa dirinya sudah dianggap sebagai sebagai Noordin M.Top, atau setidaknya sebagai teroris yang selalu membawa bom yang dilekatkan di tubuhnya. Kekhawatiran polisi terhadap kemungkinan Noordin M.Top membawa bom membuat mereka sangat berhati-hati dan tidak segera melakukan penggerebekkan ke dalam rumah. Hal ini dimanfaatkan benar oleh Boim untuk tetap bertahan.
—
Kejadian berikutnya seperti kita saksikan bersama pasukan polisi dari Densus 88 melakukan serangan dari jarak cukup jauh ke arah posisi Boim yang sesekali membalas dengan beberapa tembakan. Kejadian tsb berlangsung selama sekitar 18 jam. Dengan demikian selama sekitar 18 jam tsb Noordin M.Top yang asli memperoleh waktu yang lebih dari cukup untuk melarikan diri. Hal itulah yang dikehendaki oleh Boim, bertahan selama mungkin agar bosnya, Noordin M.Top memiliki peluang yang cukup untuk melarikan diri
—
Perlu diingat lagi bahwa menjelang detik-detik kematiannya Boim mengatakan: “Saya adalah Noordin M.Top.” Pernyataan ini membuat perhatian polisi dan semua pihak yang memperhatikan kejadian tsb lebih terfokus kepada Noordin M.Top jadi-jadian ini, dan tidak lagi terfokus sepenuhnya kepada Noordin M.Top beneran. Akibatnya Noordin M.Top justru memiliki waktu yang lebih dari 18 jam untuk melarikan diri.
—
Satu hal yang juga perlu dipikirkan adalah bahwa penayangan secara langsung penggerebekkan teroris di Temanggung selama sekitar 18 jam tsb perlu ditinjau ulang karena dapat membuat perhatian sebagian besar masyarakat terfokus penuh kepada acara tsb, dan selama waktu itu sangat mungkin kewaspadan kita terhadap para teroris sudah jauh berkurang alias lengah.
—
Semoga terror bom yang yang sudah diberitakan berulang kali terjadi di negeri ini, dapat meningkatkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat dalam meredam terror-teror berikutnya. Dan semoga para ulama, pendidik, guru, orang tua, dan semua tokoh masyarakat lainnya dapat lebih berperan dalam mencegah tertanamnya ajaran sesat tentang bom bunuh diri ke dalam pikiran masyarakat.
—
Salam sukses
http://kuncisukses9.blogspot.com/
Filed under Tak Berkategori | Comment (0)HATI2 TERORIS MENGGANTI IMAN ANDA DENGAN IMAN BOM SURGA
Rangkaian teror bom bunuh diri mulai dari yang pertama sampai yang terakhir dilakukan oleh Boim alias Ibrahim yang sudah tewas di tangan polisi, motif utamanya adalah keyakinan bahwa tindakan tsb merupakan tindakan jihad yg akan mengantarkan pelakunya masuk surga.
Oleh karena itu usaha membasmi teror bom bunuh diri tidak cukup dilakukan hanya dengan tindakan hukum.
Para ulama, guru, orang tua, dan para tokoh masyarakat perlu berpartisipasi secara maksimal agar promosi bom surga oleh para teroris ini tidak sampai tertanam di hati masyarakat.
Jika seluruh masyarakat tidak mempercayai promosi bom surga ini, insyaAllah teror bom akan bisa ditekan seminimal mungkin.
Salam sukses
http://kuncisukses9.blogspot.com/
Filed under Tak Berkategori | Comment (0)